Wednesday, November 21, 2012


Di semester ini saya ketemu dengan Mata Kuliah yang namanya "Mobile Programming", mata kuliah ini yang mengenalkan saya dengan Pemrograman Mobile, seperti J2me, Android, dan masih banyak lagi ( sya apalnya cuma 2 itu thok hehe ), tetapi di kampus saya lebih di tujukan ke Android Programming, naah dari situlah saya mendapatkan ilmu tentang Pemrograman Android, dan tidak ada salahnya saya berbagi dengan teman2 saya  di luar sana yang juga sama-sama baru belajar Android Programming.

Oke langsung saja saya akan sedikit share program yang sangat sederhana sekali yaitu "Hello world", bagi para pemula seperti saya biasanya ketika pertama kali mempelajari suatu bahasa pemrograman yang pertama kali kita buat / praktekkan adalah program "Hello world", ya, tulisan "Hello world" yang akan kita tampilkan di dalam program kita.

Sebelumnya komputer kita harus sudah terinstall SDK java, installer emulator(SDK), platform tools, platform, ADT, IDE dan kawan2 terlabih dahulu, tapi tidak akan saya bahas disini karena sudah banyak blog blog diluar sana yang membahasnya, jadi silahkan kamu tanyakan ke mbah google..

Jika semuanya sudah terinstall mari kita buat project pertama kita.
Klik File – New – Android Application Project

Maka akan tampil form berikut yang wajib kita isi terlebih dahulu


Lengkapi :
  • Nama aplikasi (Huruf awal harus besar), project name , dan package name ( ganti nama package kamu ).
  • Pilih Build SDK yang akan kamu gunakan untuk programmu. Pada contoh gambar diatas saya menggunakan Android 2.2 froyo
  • Dibagian bawah ada beberapa pilihan yang bisa kamu pilih, seperti mengkostumisasi icon, menyimpan  project di workspace dll.

Kemudian klik Next – next terus sampai ketemu form seperti ini.



Di form ini kamu akan disuruh memilih, untuk pembuatan activity otomatis atau manual ( kamu buat sendiri ). Beri tanda centang pada "Create Activity" jika ingin otomatis disediakan oleh eclips, atau hilangkan centang jika ingin membuat activity class sendiri. kemudian klik next.

catatan : MainActivity adalah class yang akan pertama kali dieksekusi saat program dijalankan.

Jika kamu mencetang "Create Activity" mata akan kluar form lagi seperti berikut



"Activity Name" adalah nama class mainnya. "layout Name" berupa file.xml, tempat kita mendesain tampilan user interface program kita nanti. Jika sudah klik next dan next terus sampai ketemu tombol Finish.

Project sudah jadi sekarang saatnya kita beri sedikit sentuhan sourcecode didalamnya. Untuk kamu yang masih pertama kali dalam hal ini maka kamu akan sedikit dibingungkan dengan tampilan project yang telah kita buat tadi. Seperti dibawah ini.


Looh koq jadi kaya gini yaa, ko banyak banget bagian bagian di projectnya. Jadi pusiiing.. hehe Tenang saja sebenarnya tidak serumit yang kita pikirkan koq, jika kita sudah mengenalnya ( seperti kata pepatah  "tak kenal maka tak tau", hehe ). Akan saya jelaskan sedikit bagian bagian pada project tersebut.

Hello World adalah nama project kita, didalamnya ada bagian bagian lagi seperti ( src, gen, Android 2.2, assets bin, libs, dll ). Agar tidak memusingkan kita, kita cukup mengerti bagian yang terpenting saja, seperti :
  • src : didalam nya ada tempat untuk menarut package – package kita dan package adalah tempat untuk class – class. Java kita.
  • Gen : isinya hampir sama dengan src akan tetapi untuk sementara kita tidak usah membahas file ini, file didalam bagian ini adalah file hasil generate dari program kita.
  • Android x.x adalah berisi platform android yang yang kita gunakan yang telah kita pilih saat awal kita membuat project tadi.
  •  Res : sementara yang wajib kita mengerti adalah "Layout" didalamnya terdapat file.xml untuk mengatur user interface yang akan kita tampilkan pada program kita.
  • Dan masih banyak lagi lainnya yang akan saya bahas di postingan saya selanjutnya.

Naah jika sudah mengerti bagian bagiannya, mari kita bangun programnya, pertama kali yang kita otak atik adalah file activity_main.xml yang tedapat di folder " res/layout/ activity_main.xml " . klik dua kali untuk membukanya, maka akan kaluar tampilan berikut.



Gambar diatas adalah interface GUInya, jika kita ingin melihat code GUInya silahkan klik "activity_main.xml" di sebelah kiri bawah. Dan klik "Graphical layout" untuk kembali ke tampilan Graphic atau GUInya.

Pilih activity_main.xml dan rubah semua code xmlnya seperti dibawah ini :



Jangan lupa simpan "Ctrl + S". disini saya akan beri penjelasan tentang sourcecode diatas.

"Relativelayout" adalah layout yang kita gunakan atau bisa juga dibilang model tampilan / rancangan, dan "TextView", jika di java desktop seperti label, yaitu tempat untuk menempatkan tulisan, pada "TextView" terdapat ( android : id = ) adalah id untuk TextView tersebut yang membedakan TextView ini dengan "Textview" Lainnya, ( android : text = ) adalah isi text yang akan ditampilkan pada "TextView" tersebut. pada TexView ini saya langsung beri nama "Hello World". ini yang akan tampil ketika program dijalankan.

catatan : sebenarnya TextView Hello World sudah terpasang secara otomatis di "main _activity.xml" saat pertaka kali kita membuat project ini. dan saya menyuruh kamu melakukan cara diatas agar kamu tau bagian bagian daripada file xml tu sepertu apa..

Setelah file xml selesai kita Rubah, selanjutnya buka Main_Activity.java kita didalam "src / namapackage /  activity.java ". isinya seperti ini .



Lihat pada bagian 
"setContectView(R.layout.activity_main);"
ini adalah bagian dimana main class kita ini akan memanggil activity_main.xml ( user interface ) yang akan menampilkan TextView yang berisi "Hello World" kita tadi.

Pada method "onCreateOptionsMenu", method ini tidak dibutuhkan pada program ini jadi bisa dihapus saja.

Setelah semua lengkap jangan lupa "Save"
Dan jalankan dengan cara klik kanan project kita – Run as – 1. Android Application.






Saturday, March 3, 2012

     RMI atau ( Remote Method Invocation ) adalah fasilitas yang dimiliki java untuk pemanggilan Object antara client dan server. RMI menyediakan sarana dimana client dan server dapat berkomunikasi dan saling bertukar infomasi. RMI memungkinkan pengembang perangkat lunak untuk merancang aplikasi terdistribusi dimana methods dari remote object dapat dipanggil dari JVM (Java Virtual Mechine) lain, yang mungkin berjalan pada host yang berbeda, Remote object adalah obyek dalam Java yang dapat direferensikan secara remote. Pemrogram seakan- akan memanggil methods lokal dari file kelas lokal, sedang dalam kenyataannya semua argumen dikirimkan ke remote target dan diinter-pretasikan, kemudian hasilnya dikirimkan kembali ke pemanggil. Dalam RMI, server akan membuat remote objects, membuat referensi, dan menunggu client untuk memanggil methods dari remote object ini. Sedangkan client akan mendapatkan remote reference dari satu atau lebih remote object dan memanggil methods untuk remote object tersebut. tetapi disini saya tidak membahas RMI lebih dalam, jika kamu ingin tau lebih dalam tentang RMI silahkan kunjungi link berikut. http://java.sun.com/j2se/1.5/pdf/rmi-spec-1.5.0.pdf

     Pada postingan saya hanya ingin share sebuah program kecil yang telah aku buat, yang sudah menggunakan RMI, yang mungkin bisa untuk bahan belajar kalian yang baru belajar membuat program RMI, program ini namanya PBTSSS ( program buku telpon sangat sederhana sekali ) hehehe, bukan program gede sich tapi mungkin sangat berguna untuk bahan belajar, khususnya buat adik2 kelasku yang tahun depan akan mengambil matakuliah Pemrograman BasisData Client Server. Program bukutelpon ini sudah terkoneksi ke database ( Postgre ) . jika berminat kalian bisa download projectnya disini. Dan databasenya di sini.


     Saya kasih tau sedikit cara menjalankannya bagi yang masih kebingungan. Pada program ini terdapat 3 Project 1. “bukutelpon_api”, Project 2. “bukutelpon_client”, Peoject 3. “bukutelpon_server”. Buka ketiga project tersebut di netbeans, buka class koneksi di Project bukutelpon_server di package konektor, kemudian ganti port Database yang kamu gunakan, ganti nama database yg kamu gunakan, ganti username dan password database kamu. Kemudian kita jalankan servernya terlebih dahulu ( jika tidak error akan keluar teks “server berjalan.....” ) kemudian baru jalankan clientnya.
     Itu tadi jika kita jalankan di satu PC, jika kita ingin menjalankan di lebih dari satu PC, ganti alamat servernya pada Project client, pada class main. Yang semula “localhost” ganti dengan nama PCHost server atau IP servernya. Kemudian tinggal jalankan project clientnya .

Semoga bermanfaat...

Wednesday, February 8, 2012

Kali ini saya akan memberi contoh membuat sebuah Trigger Sederhana menggunakan PostgreSQL
Pertama kita akan buat tabel terlebih dahulu, kita akan buat tabel stokbarang, dan pembelian.

Membuat tabel stokbarang

CREATE TABLE stokbarang(
kode_barang character varying(20) NOT NULL,
nama_barang character varying(30),
stok_ketersediaan integer,
CONSTRAINT stokbarang_pkey PRIMARY KEY (kode_barang)
)WITH (
OIDS=FALSE
);
ALTER TABLE stokbarang OWNER TO postgres;

Membuat table pembelian

CREATE TABLE pembelian(
kode_barang character varying(20),
jumlah_beli integer,
CONSTRAINT pembelian_kode_barang_fkey FOREIGN KEY (kode_barang)
REFERENCES stokbarang (kode_barang) MATCH SIMPLE
ON UPDATE NO ACTION ON DELETE NO ACTION
)WITH (
OIDS=FALSE
);
ALTER TABLE pembelian OWNER TO postgres;

pada 2 tabel diatas sudah di relasikan, kemudian kita buat functionnya.

CREATE OR REPLACE FUNCTION update_stok()
RETURNS trigger AS
$BODY$
begin
update stokbarang set stok_ketersediaan=stok_ketersediaan-new.jumlah_beli where kode_barang=new.kode_barang;
return new;
end;
$BODY$
LANGUAGE 'plpgsql' VOLATILE
COST 100;
ALTER FUNCTION update_stok() OWNER TO postgres;

akan saya jelaskan sedikit, isi function diatas .
update stokbarang set stok_ketersediaan=stok_ketersediaan-new.jumlah_beli where kode_barang=new.kode_barang;
return new;

mengupdate tabel stokbarang pada kolom stok_ketersediaan=( stok_ketersediaan dikurangi jumlah_beli ) nilai jumlah beli diambil saat mengimputkan jumlah _beli pada table pembelian, karena trigger ini dipanggil setelah mengisi data pada tabel pembelian.

Kemudian kita masukkan data stokbarang.

insert into stokbarang values('10023','sikat gigi',50)
insert into stokbarang values('10024','sabun mandi',50)

Membuat trigger dengan nama “update_stok”

CREATE TRIGGER update_stok
AFTER INSERT ON pembelian
FOR EACH ROW
EXECUTE PROCEDURE update_stok();

maksud dari query diatas, membuat trigger namanya update_stok dan akan dijalankan setelah proses pemasukan/insert di tabel pembelian, isi dari trigger ini adalah memanggil function update_stok(); yang sudah kita buat tadi.

Untuk lebih jelasnya lihat contoh proses berikut ini.
















Terlihat stok barang yang telah kita masukkan tadi, dengan kode_barang, nama_barang, dan stok_barang. kedua barang mempunyai stok yang masih utuh ( 50 ).

Selanjutnya masukkan data ke tabel pembelian, kita misalkan ada pembelian membeli barang yang ( kode_barangnya 10023 dan jumlah barang yang dibeli 5 ) , setelah proses insert berhasil maka trigger akan otomatis berjalan ( memanggil function yang telah dibuat tadi ) , cara kerja function ( mengurangi stok ) dapat dilihat pada penjelasan diatas.









Setelah itu kita lihat apakah trigger kita berhasil memanggil function untuk mengpdate stokbarang dengan cara ketik “SELECT * from stokbarang” .













Kita lihat stok_ketersediaan pada kode_barang =10023 berubah menjadi 45 ( hasil dari 50 -5 )
trigger berhasil..

Friday, January 20, 2012

Penggunaan Alter sangat berperan penting dalam pembuatan database, alter ini mempunyai banyak fungsi beberapa diantaranya bisa menambah menghapus, bahkan mengubah data atau attribute tabel, menambahkan primary key, menambahkan foreign key dan masih banyak lainnya.Untuk lebih jelasnya pelajari query dibawah ini :

PostgreSQL Alter Table Add Column ( menambahkan colom di tabel)

PostgreSQL Alter Table Add Primary Key ( menambahkan primary key )

PostgreSQL Alter Table Add Foreign Key ( menambahkan foreign key )

PostgreSQL Alter Table Change Column Type ( mengubah type data suatu colom )

// pada contoh menganti tipe data “char” valuenya (25)

PostgreSQL Alter Table Drop Column ( menghapus kolom tabel )

PostgreSQL Alter Table Drop Constraint ( menghapus constraint )

PostgreSQL Alter Table Drop Primary Key ( menghapus primary key )

PostgreSQL Alter Table Drop Foreign Key ( menghapus foreign key )

PostgreSQL Rename Table ( mengubah nama tabel )

PostgreSQL Rename Column ( mengubah nama field / colom )


Semoga_Bermanfaat ;

Thursday, January 19, 2012

Pada tulisan yang akan saya bahas kali ini sebenarnya sangat sepele sekali, yaitu membuat auto increment di postgreSQL. Mungkin buat para master yang sudah tau cara membuatnya, sudah bukan masalah lagi. Tetapi buat para newbie yang baru belajar (Postgree) mungkin ini merupakan hal yang lumayan penting untuk dipelajari, karena hampir semua program menggunakan auto increment, untuk membuat nomer atau kode yang unik dari program secara otomatis. contohnya program pendaftaran mahasiswa baru disebuah universitas, setiap mahasiswa baru yang mendaftar akan di diberikan nomer urutan yang unik sesuai urutannya. Itulah salah satu fungsi dari auto increment. Untuk menambahkan auto increment di table pada database di mysql sangat berbeda dengan postgreSQL.

MySQL








Jika menggunakan mysql kita tinggal menambahkan sedikit code auto increment, contoh :

CREATE table contoh ( no_urutan int NOT NULL auto_increment,
Nama varchar(30),
Alamat varchar(30),
Primary key(no_urutan));

untuk memulai urutan angka pertama tambahkan
ALTER TABLE contoh AUTO_INCREMENT = 4; // ex: memulai urutan angka dari 4;

PostgreSQL




Untuk menambahkan auto increment di postgre kita bisa menggunakan type data serial. dengan menggunakan type data serial kita sudah menambahkan auto increment di postgree.

CREATE TABLE contoh(
nomer serial NOT NULL,
nama character varying(30),
alamat character varying(30),
CONSTRAINT contoh_pkey PRIMARY KEY (nomer))
WITH (
OIDS=FALSE
);
ALTER TABLE contoh OWNER TO postgres;

Atau anda juga bisa menggunakan ini.

CREATE SEQUENCE mulai; //membuat SEQUENCE dengan nama “mulai

ALTER SEQUENCE mulai RESTART WITH 100; //memasukkan nilai SEQUENCE 100;

Selanjutnya kita buat tabelnya ;
CREATE TABLE apples (
id INT4 DEFAULT nextval('mulai') NOT NULL,
price NUMERIC
);

nextval('mulai') //memanggil sequence yang telah dibuat tadi “mulai” yang mempunyai value 100, jadi pada id ini akan bertambah secara otomatis mulai dari angka 100.


semoga bermanfaat ...

Propellerads

Popular Posts