Showing posts with label campur. Show all posts
Showing posts with label campur. Show all posts

Wednesday, November 16, 2011

Setiap kali kita akan mengolah data pada database pertama kali yang harus kita lakukan adalah membuat mengkoneksikannya, di dalam koneksi tersebut terdapat alamat ip server database dan port yang digunakan pada sebuah database, selain itu untuk bisa terkoneksi ke database kita harus memasukkan username dan password yang sebelumnya telah setting pada program DBMS tersebut, begitu juga jika kita ingin membuat program ( PHP ) yang terkoneksi ke database sebagai program ( media ) penyimpanan datanya, kali ini saya akan share kepada sahabat blogger yang masih kesulitan membuat koneksi php dengan mysqlserver. 

Pertama tama kita harus membuat database dengan cara masuk ke Start menu – klik Mysql Command Line Client lalu masukkan password dan ketikkan perintah berikut ini.


Nama database yang dibuat adalah "contoh". Jika perintah yang kamu masukkan berhasil di proses, akan keluar pesan
 “Query OK, 1 row affected ( 0,04 sec )  Setelah itu kita buat koneksi.php nya .

Buka Program editor anda, disini saya menggunakan dreamweaver CS5. dan ketikkan perintah dibawah ini. 
Koneksi.php


pertama kali yang kita buat variable dulu beserta valuenya, penulisan variable di php harus diawali dengan lambang "$" atau dollar. Contoh pada "$host="localhost:3309";  $host adalah nama variable yang mewakili alamat ip server dan port yang digunakan pada database "localhost:3309";
     Selanjutnya kita menginisialisasikan variable untuk "username, password, dan nama database yang akan kita koneksikan". Pada variable "$konek" diatas adalah query php untuk koneksi ke database dengan memasukkan variable yang kita inisialisasikan sebelumnya yaitu, username, password, dan nama database.
Agar program memberitahu kita jika terjadi error, kita masukkan perintah "or die ("pesan error");" atau jika kita ingin pesan error langsung dari program MySQL kita ketikkan perintah "or die (mysql_error());"

Untuk mengetahui program berhasil terkoneksi kita bisa menambahkan perintah " echo "program berhasil terkoneksi"; " pada sintag php bagian paling bawah variable "$selek";


Jalankan dengan menekan “F12”. hasil program berhasil terkoneksi seperti dibawah ini.


sangat mudah bukan, sekian dulu semoga bermanfaat...

     Pertama buat project baru kamu di netbeans, buat class.JSP baru dengan cara klik kanan pada folder kamu – new – JSP, setelah project + class JSP berhasil dibuat masukkan driver konektor ke dalam libraries pada project kita di netbeans ( karena netbeans saya masih versi lama, jadi harus memasukkan library konektor dahulu, buat yang sudah pakai netbeans versi terbaru tidak usah memasukkan library konektor karena sudah ada di dalamnya ) , caranya klik kanan pada folder libraries – pilih ADD Jar / Folder.. masuk ke directory tempat library konektor yang kamu simpan dan open ) jika belum punya library konektor bisa kalian download disini .


Pada pembuatan class koneksi , kita bisa menghapus file HTML karena saya rasa tidak diperlukan . Pertama masukkan  <%@ page import=”java.sql.*” %> dengan code tersebut akan otomatis mengimport class yang dibutuhkan tanpa harus mengimport class satu per satu , karena kita sudah menuliskan “*” pada program yang berarti mewakili semua class.

Masukkan localhost , port yang digunakan pada database , juga nama database yang akan dikoneksikan, saya masukkan di dalam variable koneksi. Username = root yang saya masukkan pada varible user, password untuk mengakses database =”123456” saya masukkan di dalam varible pass.
Setalah itu koneksikan dengan memasukkan ketiga varible tersebut ke dalam :

Connection con =DriverManager.GetConnection( koneksi, user,pass);

Masukkan “out.print(“berhasil terkoneksi”):” untuk memberi pesan jika koneksi berhasil, dan masukkan trycatch pada program untuk error handling, agar program langsung memberi pesan error jika koneksi gagal atau terjadi error .
jika kita menggunakan penanganan error dengan try - catch seperti script diatas maka tampilan error seperti gambar dibawah ini :


Jika kita menggunakan application server untuk penanganan error , akan tampil seperti gambar dibawah ini :


Jika koneksi kita berhasil . pesan pada “out.print (“koneksi berhasil”)” akan tampil.


Itu tadi cara salah satu cara mengkoneksikan JSP ke Database MySQL .

salam , semoga bermanfaat ...

      Pada kesempatan kali ini saya akan share kepada teman semua tentang membuat program sederhana menggunakan JSP. Jika kita belajar sesuatu pastinya kita belajar mulai dari yang paling mudah bukan, tidak mungkin kita langsung belajar ke hal yang paling sulit nah pada artikel kali ini saya akan mencontohkan membuat program JSP yang paling mudah dulu, pada artikel saya selanjutnya akan saya tulisakan contoh – contoh program JSP yang kesulitannya lebih tinggi agar bisa buat bahan belajar bagi teman – teman yang sedang baru belajar bahasa pemrogramman JSP. Ketika kita menuliskan sintax JSP ada syarat yang harus  taati terlebih dahulu yaitu penulisan tanda atau simbol yang menandakan code itu adalah code JSP contoh  sebagai berikut :

<% ... %> // digunakan untuk penulisan java code.

<%@  ...  %> //digunakan pada penulisan Page Directive, Include Directive, Tag Lib Directive:

1. Page Directive :
Menggambarkan Proses informasi untuk sebuah page. Jadi dengan ini kita bisa mengimport class, costumize superclass servlet .

2. Include Directive
Include directive menggambarkan file – file yang harus dimasukkan pada halaman, jadi kita bisa memasukkan file ke dalam class servlet ( untuk memasukkan isi dari sebuah file yang berada didalam file lain ) selama translation time. Biasanya include file digunakan untuk nafigasi, table, header, footer, dll .

3. Tag Lib Directive
sebuah tag library merupakan kumpulan dari costum tag. Taglib directive menggambarkan bagaimana tag library digunakan pada sebuah halaman .

oke setelah kita mengetahui syarat penulisan JSP diatas, langsung saja kita tuliskan kode dibawah ini, oiya pada contoh kali ini saya menggunakan sebuah tool editor untuk mempermudah proses pekerjaan kita, tools ini tidak asing lagi bagi kita yaitu Netbeans.
Ketikkan kode dibawah ini di project kamu di netbeans, sebelumnya buat project dulu new project – java web – web aplication, buat file baru klik kanan - new  - JAS

<HTML>
    <TITLE>Selamat Datang</TITLE>
    <BODY>
         <H1> Greetings!</H1> <br>
         Ini contoh saja yaaa ...!!. <br>
         Waktu hari ini <%= new java.util.Date()%>
    </BODY>
</HTML>

Pada file JSP diatas sebagian besar adalah HTML, Pada sintax yang saya beri warna merah adalah sintax JSP , dapat diketahui karena terdapat tanda <% .. %> , pada sintax ( = new java.util.Date() ) tersebut adalah code java yang digunakan untuk menampilkan hari, tanggal pada saat itu juga. 

Nah untuk mengecek apakah program kita berhasil dan bisa dijalankan klik kanan – run file atau tekan tombol shift + F6 . karena di Netbeans terbaru sudah terdapat web server didalamnya untuk mengeksekusi file JSP kita ( GlassFish ), maka program kita bisa langsung dijalankan .

Lihat hasil coding kita tadi .


Sangat mudah bukan, seperti kita membuat program java sederhana .

Terimakasih semoga bermanfaat...!!


Tuesday, November 15, 2011

Sebelum membuat program PHP ada syarat yang wajib kita penuhi yaitu kita wajib menginstall aplikasi berikut :
  • Web Server ( Apache, IIS, Personal Web Server/PWS )
  •  PHP Server ( dapat di download di PHP.net )
  •  Database Server ( MySQL, Interbase, Ms SQL, PostgreSQL, dll )
  • Web Editor ( Dreamweaver, Frontpage, atau netbeans juga bisa,  dll )


Atau anda juga bisa menginstall tools yang didalamnya sudah terdapat Web Server, Database Server, dan PhpServer dalam satu paket. Beberapa contoh tool tersebut diantaranya adalah Easyphp (Easyphp.org), PHPTriad, AppServe, dll.

Kenapa kita harus menginstall program diatas ? 

Ketika menjalankan program web kita nanti, web server akan memproses code-code PHP jika tidak ada Web Server yang berjalan maka program PHP kita tidak bisa berjalan. Beberapa perintah atau code dari PHP tersebut selanjutnya ada yang diterjemahkan ke dalam HTML dan beberapa ada yang disembunyikan (misalnya proses kalkulasi dan operasi). Setelah diterjemahkan ke dalam HTML, web server akan mengirim kembali ke web browser kita .Database server berguna jika program ingin terkoneksi ke database untuk menyimpan data .

Untuk menuliskan sintax PHP, kita harus memasukkan tanda :

<?php
...
?>
Atau
<?
...
?>

Apabila Anda membuat kode PHP dan berencana akan mendistribusikan ke pihak/orang lain, maka usahakan untuk menggunakan sintaks  <?php ... ?>. Hal ini dikarenakan untuk penggunaan kode yang menggunakan  <? ....  ?> terkadang tidak bisa dijalankan dalam server tertentu.

Apabila anda memiliki kode PHP yang disisipkan ke dalam kode HTML dalam satu file, dan menginginkan web server untuk menjalankannya, maka anda harus menimpannya dengan ekstensi.php. jika anda menyimpannya ke dalam ekstensi (.html atau .htm) maka kode php anda tidak dapat dan akan ditampilkan dalam web browser seperti apa adanya (berupa kode-kode).
Contoh: 

<html>
<head>
<title>Halaman PHP pertamaku</title>
</head>
<body>
<?php
echo "Hello World!";
?>
</body>
</html>

Pada kode PHP diatas akan menampilkan kata “Hello World!” dengan menggunakan perintah php ( echo ) dan pada akhir PHP di akhir dengan tanda (;) titik koma, sebagai penanda akhir dari statement PHP dan harus ada. dan perlu kita ketahui bahwa pergantian spasi dalam php tidak akan mempengarihu hasilnya. Contohnya pada code PHP :

<?php
echo "Hello World! ";
echo "Hello World! ";
?>

dan

<?php
echo "Hello World! ";echo "Hello World! ";
?>

Variable
Misalnya kita ingin menyimpan suatu nilai berupa angka atau string ke dalam sebuah variable . caranya adalah membuat nama variable terlebih dahulu, jangan lupa tanda ( $ ) diawal nama varible, kemudian ditambahkan suatu assigment pada nilai yang dinginkan.
Perhatikan sintaks berikut ini 

$nama_variabel = nilai;
Note: jangan lupa tanda dollar ($) 

Contoh: 

<?php
$hello = "Hello World!";
$sebuah_bilangan = 4;
$bilanganYangLain = 8;
?> 

Pada perintah echo jangan lupa untuk menuliskan kode ( double quote ) sebagai penanda awal atau akhir text string .selain itu kita juga bisa memasukkan attribut HTML didalamnya seperti pada kode dibawah ini :

<?php
echo "<font face="verdana" size="4">I love using PHP!</font>";  
?>

Menampilkan nilai variable dengan perintah echo
Pada perintah echo juga bisa menampilkan nilai dari varible contohnya seperti gambar dibawah ini :

<?php
$string_ku = "Hello..  Nama saya: ";
$bilangan_ku = 4;
$huruf_ku = "a";
echo $string_ku;
echo $bilangan_ku;
echo $huruf_ku;
?>

Catatan: 

Untuk menampilkan nilai variabel dengan echo tanpa menggunakan tanda quotes.
Berikut ini contoh menampilkan gabungan suatu nilai dari variabel yang berupa string.
Contoh: 

<?php
$string_ku = "Hello.  Nama saya: ";
$baris_baru = "<br>";
echo $string_ku."Ari".$baris_baru;
echo "Hi, Nama saya Okin.  Kamu siapa? ".$string_ku.$baris_baru;
echo "Hi, Nama saya Okin.  Kamu siapa? ".$string_ku."Amalia";
?>

Untuk menggabungkan beberapa string menjadi satu digunakan operator dot (.)

Sekian semoga bermanfaat ...

Friday, November 11, 2011

     JSP merupakan perluasan dari  teknologi servlet. Tujuan dari JSP adalah untuk lebih menyederhanakan penulisan servlet. JSP sebelum dijalankan oleh server, akan dikompilasi terlebih dahulu menjadi servlet, meskipun proses ini tidak terlihat oleh kita.
     JSP dan servlet dapat dipakai bersama-sama dalam sebuah aplikasi web. Perbedaan utama antara servlet dan JSP adalah, untuk servlet layer aplikasi tidak sepenuhnya terpisah dari layer presentasi, dimana logika aplikasi atau logika bisnis berada di dalam file program Java. Sedangkan presentasi diletakkan dalam output berupa content yang dihasilkan juga oleh servlet.
     JSP sendiri lebih menitikberatkan pada aspek presentasi ketimbang aspek aplikasi. Untuk JSP, kode Java dan HTML digabungkan dalam satu file, yaitu file dengan ekstensi *.jsp. Dalam JSP, layer presentasi boleh dikatakan terpisah dari logika aplikasi atau logika bisnis. Bahkan dalam perkembangannya sekarang JSP dapat saja tidak mengandung kode Java sama sekali.  Beberapa logika pemrograman Java dapat digantikan oleh tag library. Misalnya JSTL (Java Server Page Standar Tag Libray) dapat mengenali beberapa logika
pemrograman seperti loop dan kondisional.

semoga bermanfaat...

Sebelum membahas tentang program PHP kita wajib untuk tau apa itu PHP?
     PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa script yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
     Php adalah kependekan dari Personal Home Page ( situs personal ). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
     Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim Berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
     Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model Pemrograman Berorientasi Object ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
  1. 'Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.'
  2. 'Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.'
  3. 'Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.'
  4. 'Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.'
  5. 'PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.'
Contoh sederhana Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai berikut:

<?php
    echo "Hello World";
?>

Semoga bermanfaat ...

Sumber ( Wikipedia )

Propellerads